DaerahHeadlineNasional

Anne Ratna Mustika, Dan H. Budi Hermawan Temui Adian Napitulu Ketua Tim Pemengan Nasional Pilkada Serentak

815
×

Anne Ratna Mustika, Dan H. Budi Hermawan Temui Adian Napitulu Ketua Tim Pemengan Nasional Pilkada Serentak

Sebarkan artikel ini

Purwakarta,- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika bertemu dengan Ketua Tim Pemenangan Nasional Pilkada Serentak DPP PDI Perjuangan, Adian Napituli alias Bang adian  untuk membangun koalisi pada pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024.

“Alhamdulillah bisa silaturahmi. Atas arahan dari Ketum Golkar Pak Airlangga, saya menghadap Bang Adian DPP PDI Perjuangan ,” kata Anne Jakarta, Sabtu, 20 Juli 2024.

Mantan Bupati Purwakarta ini menyebutkan pertemuannya dengan Bang Adian berlangsung di Jakarta pada Jumat, 21 Juli 2024. Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan jawa – barat, dan Korwil Karawang, Purwakarta, Bekasi H. Toto Suripto, beliau juga calon wakil bupati karawag

“Kami berdiskusi mengenai berbagai hal seputar pilkada dan berbagai dinamikanya,” ujarnya.

Anne berharap pertemuan tersebut menjadi awal yang baik untuk membangun koalisi Golkar dengan PDI Perjuangan, Sebab, kata dia, pada pilkada sebelumnya Golkar dan PDI Perjuangan Cikal bakal untuk membuat koalisi Untuk menjadikan Anne dan H. Budi Hermawan sebagai bupati dan wakil bupati Purwakarta. “Golkar dengan PDI Perjuangan punya histori yang baik pada pilkada sebelumnya,” tutur Anne.

Menjelang Pilkada 2024, Anne mengaku tetap fokus menjalankan amanah partai berupa surat tugas yang dikeluarkan DPP Partai Golkar.

“Surat tugas yang dikeluarkan DPP Golkar berisi soal tugas yang diembankan kepada saya selaku Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pemenangan Golkar pada pilkada,” katanya.

Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, syarat pencalonan kepala daerah melalui partai politik adalah dari parpol atau gabungan parpol yang memiliki kursi minimal 20 persen di DPRD provinsi atau kabupaten/kota.

Sedangkan untuk bisa mengusung kandidat bupati dan wakil bupati pada pilkada nanti, Golkar Purwakarta sudah memenuhi persyaratan bila koalisi terbangun dengan PDI Perjuangan sudah tercukupi untuk mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati purwakarta, tidak memerlukan tidak harus berkoalisi. lagi

Jika Partai Golkar dan PDi Perjuangan bisa bersama membangun koalisi pada Pilkada Purwakarta, dipastikan Anne dapat melenggang dengan tenang dalam kontestasi tersebut.

“Kami membuka pintu komunikasi seluas-luasnya dengan semua pihak untuk dapat bekerja sama dengan Partai Golkar. Untuk calon wakil bupati, kami akan putuskan bersama dengan koalisi,” ujar Anne.*** (Che)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *