MOROWALI, SULTENG – Pasca bentrok antara PT Astima Konstruksi (ASKON) dan masyarakat Desa Matarape, Kecamatan Sambori Kepulauan, Kabupaten Morowali sejak Sabtu, 3 Oktober 2026 kemarin Satuan Brimob Batalyon C Pelopor Polda Sulawesi Tengah melakukan pengamanan.
Tak tanggung-tanggung, demi mencegah kembali terjadinya bentrok antar kedua belah pihak, Batalyon C Pelopor Polda Sulteng menerjunkan setidaknya 2 Kompi Brimob di TKP.
Komandan Batalyon C Pelopor Polda Sulteng, Kompol Dimas Putra Kembaran saat dikonfirmasi, Ahad (04/10/2026) mengatakan bahwa kehadiran Satuan Brimob tidak lain demi membantu Polres Morowali dalam pengamanan situasi di lokasi area PT ASKON yang sebelumnya terjadi bentrok antara warga setempat dan pihak perusahaan.
“Saat ini sejumlah personel telah ditarik dari TKP. Meski begitu, 2 Kompi Satuan Brimob masih melakukan siaga di Kota Bungku,” Katanya.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun media ini bahwa, atas peristiwa bentrokan tersebut, sejumlah kendaraan maupun alat berat dirusak dan dibakar oleh massa.
Pihak Polres Morowali juga telah melakukan evakuasi sebanyak 75 Warga Negara Asing (WNA) ke Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.***












