PAGAR ALAM – Komitmen Dinas Pertanian Kota Pagar Alam dalam memperkuat potensi hortikultura dan mendorong kebangkitan komoditas bawang putih lokal terus dipacu. Pada 6–7 Agustus 2026, Dinas Pertanian Kota Pagar Alam memimpin kegiatan studi kaji banding dan survei pertanaman bawang putih secara langsung ke Provinsi Lampung.
Menyerap Ilmu Budidaya dari Sentra Bawang Putih Lampung
Rangkaian studi lapangan ini menyasar dua kabupaten kunci pengembangan bawang putih di Lampung:
Kabupaten Tanggamus
Rombongan mengawali agenda dengan berdiskusi bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus guna mendalami manajemen budidaya. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lahan KUPS Margo Rukun Bestari, Kecamatan Ulubelu, untuk membedah teknik penanaman dan pemeliharaan bawang putih di lapangan.
Diskusi hangat terjalin bersama Kabid Hortikultura Dinas TPH Lampung Barat, Bapak Cekden Hamdan. Rombongan diajak meninjau langsung lokasi penangkaran benih bawang putih serta area persiapan tanam untuk musim berikutnya.
Dorong Pagar Alam Jadi Daerah Penghasil Bawang Putih Berkualitas
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Kota Pagar Alam memastikan para petani mendapatkan wawasan praktis mulai dari penangkaran benih mandiri, teknik budidaya modern, hingga penanganan pascapanen komoditas bawang putih.
”Kunjungan ini merupakan langkah nyata Dinas Pertanian Kota Pagar Alam untuk menyerap ilmu dan praktik terbaik (best practices) dari daerah lain. Kami ingin memastikan petani bawang putih di Pagar Alam memiliki bekal pengetahuan yang matang agar kualitas dan hasil panen bawang putih kita makin optimal.”
Hasil dari studi banding ini akan langsung dijadikan acuan dan bahan evaluasi oleh Dinas Pertanian Kota Pagar Alam dalam menyusun program pendampingan serta pengembangan kawasan bawang putih di Kota Pagar Alam ke depannya.












