Sarolangun, 27 April 2026 — Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana dengan turun langsung ke lokasi banjir selama dua hari berturut-turut di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Pada Senin (27/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan sbb: Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, Kadis Sosial Sarolangun Helmi, SH, MH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Camat Bathin VIII Azra’i Abbas, M.Pd.I, Kapolsek Bathin VIII Iptu Eri Kurniawan, Kades Tanjung Gagak Ahmad, SH, Personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Damkar dan Dinkes.
Dandim bersama Danramil 420-04/Sarolangun Mayor Inf Abdul Azis Efendi serta jajaran Forkopimda melakukan peninjauan pasca banjir bandang di Kecamatan Bathin VIII. Beberapa desa yang menjadi fokus peninjauan di antaranya Desa Tanjung Gagak, Desa Pulau Buayo, dan Desa Pulau Melako.
Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengakibatkan meluapnya Sungai Batang Tembesi, ditambah kiriman air dari wilayah Kabupaten Merangin.
Rombongan yang dipimpin Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, SE, memulai perjalanan dari Koramil 420-04/Sarolangun menuju lokasi terdampak. Setibanya di Desa Tanjung Gagak, rombongan langsung melakukan peninjauan, berdialog dengan warga, serta menyalurkan bantuan logistik.
Dalam keterangannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa dampak banjir cukup signifikan, terutama terhadap rumah warga, fasilitas umum, serta kebutuhan pokok masyarakat.
Ia juga mengungkapkan adanya tiga jembatan yang mengalami kerusakan parah hingga putus, masing-masing berada di Desa Pulau Melako, Tanjung Gagak, dan Muaro Lati.
“Kami akan mengusulkan bantuan bagi warga terdampak melalui BPBD dan dinas terkait, termasuk untuk rumah yang mengalami kerusakan berat maupun hanyut,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S. Sos., M. Han. menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel Babinsa untuk mendata dampak banjir sekaligus membantu masyarakat dalam proses pembersihan.
“Sekitar 100 personel kami sebar di beberapa titik untuk membantu percepatan pembersihan, terutama di fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah. Kami juga mendata kerusakan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat,” jelas Dandim.
Ia juga berharap perbaikan jembatan dapat menjadi prioritas, mengingat pentingnya akses tersebut bagi aktivitas warga, terutama menuju kebun dan sumber penghidupan.
Di sisi lain, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama stakeholder lainnya terus berupaya mempercepat penanganan dampak banjir, termasuk menjaga keamanan harta benda warga yang terdampak.
Setelah dari Desa Tanjung Gagak, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Pulau Buayo dan Desa Teluk Kecimbung, dilanjutkan dengan konferensi pers sebelum kembali ke Sarolangun.
Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi banjir di sebagian wilayah Sarolangun saat ini mulai surut. Namun, pemerintah daerah bersama TNI-Polri tetap siaga, khususnya di daerah hilir guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, serta perlunya sinergi semua pihak dalam penanganan dan pemulihan pasca bencana.(Mcdim0420)










