Pampangan, OKI – Dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mempererat sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat, Kecamatan Pampangan menggelar kegiatan gotong royong bertajuk “Jumat Bersih” yang dipusatkan di Desa Keman.Jum’at (10/04/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Keman, Darwis Hambali, Camat Pampangan Yudi Irawan.S.Sos, Kapolsek Pampangan AKP.Hendro Permana.SH.MH, Kepala Puskesmas Yulianti, serta diikuti oleh perangkat desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.
Gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan fasilitas umum, saluran drainase, serta lingkungan permukiman warga yang dinilai perlu penanganan bersama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan demi kesehatan lingkungan.
Camat Pampangan, Yudi Irawan.S.Sos, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin di seluruh desa di wilayah Kecamatan Pampangan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Sementara itu, Kepala Desa Keman, Darwis Hambali, mengapresiasi kehadiran dan partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Di sisi lain, pihak Puskesmas melalui Kepala Puskesmas Yulianti juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit, terutama yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang sehat.
Kapolsek Pampangan, AKP.Hendro Permana.SH.MH, turut menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Pampangan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam membangun budaya gotong royong yang berkelanjutan.












