Zonareformasi.com,Sikur Barat, Lombok Timur – Ratusan anggota Aliansi Pemuda Sikur Barat untuk Perubahan menggelar aksi damai di depan kantor desa, Rabu 22 Januari 2025.
Mereka menuntut transparansi penggunaan dana desa, dugaan penyelewengan bantuan pangan, serta kejelasan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang dinilai tidak optimal.
Dalam orasinya, koordinator aksi menyatakan kekecewaannya terhadap kepala desa yang dianggap tidak transparan dalam pengelolaan anggaran. Salah satu isu utama yang disoroti adalah dugaan penyelewengan bantuan pangan untuk masyarakat miskin. Menurut mereka, bantuan tersebut tidak sampai sepenuhnya kepada penerima yang berhak.
Selain itu, pengelolaan Bumdes juga menjadi perhatian. Aliansi menilai bahwa badan tersebut tidak memberikan kontribusi yang nyata bagi perekonomian desa. Hingga saat ini, laporan keuangan dan aktivitas Bumdes dinilai tidak jelas, sehingga masyarakat meragukan keberlanjutannya.
“Kami menuntut kepala desa untuk segera memberikan penjelasan terkait alokasi dana desa, bantuan pangan, dan pengelolaan Bumdes. Jika tidak, kami akan melanjutkan aksi dengan skala yang lebih besar,” tegas salah seorang peserta aksi.
Aksi damai ini berlangsung kondusif dengan pengawalan ketat aparat kepolisian setempat. Aliansi Pemuda Sikur Barat berharap aksi ini menjadi momentum perubahan menuju pemerintahan desa yang lebih bersih, transparan, dan bertanggung jawab.(Ibrahim)












