Ogan Ilir- Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, diduga tidak sesuai spesifikasi teknis (Spek) dan rencana anggaran belanja (RAB) serta terkesan lebih memperioritaskan keuntungan pribadi Oknum Kepala Desa setempat dari pada kualitas dan asas manfaat untuk masyarakat.
Pasalnya Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2024 tersebut, baru hitungan bulan selesai, sudah terdapat banyak kerusakan dibeberapa titik, hingga mengelupas dan retak, sehingga kuat dugaan teknis pekerjaan maupun bahan adonan yang digunakan tidak sesuai Spesifikasi teknis (Spek) atau melenceng dari Rencana Anggaran Belanja (RAB).
Salah satu warga setempat yang namanya enggan dipublikasikan kepada media ini Di Lokasi , Kamis (10/10/2024). menuturkan ia mengaku sangat kecewa dengan hasil dari pembangunan proyek tersebut, karena baru beberapa bulan selesai sudah banyak yang rusak, sehingga ia khawatir asas manfaat dari pembangunan proyek tersebut tidak akan bertahan lama.
“Iya benar, ini baru dikerjakan tahun 2024 Pak, memang la banyak yang mengelupas dan ada retak-retak,” ucapnya pada awak media.
Dan dari hasil pantauan awak Media memang benar jalan cor beton tersebut, sudah banyak retak retak dan mengelupas.
“Untuk berimbangnya pemberitaan ini terkait bangunan jalan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, tim awak media lalu mengkonfirmasi Kepala Desa Mekar Sari, melalui aplikasi pesan singkat via WhatshApp dan sampai berita ini diterbitkan belum ada jawaban dari kepala Desa Mekar Sari.
Kami berharap dengan adanya pemberitaan ini, kepada Dinas PMD dan Inspektorat serta APH untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap pembangunan jalan rabat beton di Desa Mekar Sari tersebut. (Tim)












