HeadlinePemerintah

Secara Virtual, Sekdaprov Ikuti Wawancara Bersama Lembaga Administrasi Negara Politeknik Stia Lan Jakarta

479
×

Secara Virtual, Sekdaprov Ikuti Wawancara Bersama Lembaga Administrasi Negara Politeknik Stia Lan Jakarta

Sebarkan artikel ini

Palu, Sulawesi Tengah – Sekretaris Daerah Prov. Sulteng Novalina mengikuti wawancara bersama Lembaga Administrasi Negara Politeknik Stia Lan Jakarta mengenai “Meritokrasi Versus Kedekatan Politik : Peta Jalan Pola Kepemimpinan Birokrasi Perempuan Level Jabatan Tertinggi di Provinsi”. Bertempat, di Ruang Kerja Sekda Prov. Sulteng. Kamis, (25/5/2023).

Meritokrasi adalah sistem politik yang memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi, bukan kekayaan atau kelas sosial. Kemajuan dalam sistem seperti ini didasarkan pada kinerja, yang dinilai melalui pengujian atau pencapaian yang ditunjukkan.

Wawancara ini dilaksanakan dalam rangka melakukan pengumpulan data di Pemerintah Sulawesi Tengah dan pemgumpulan dokumen sekunder.

Secara virtual, novalina mengatakan, sebelum meniti karier sebagai ASN, dimana kariernya berawal dari pendidikan Kepamongprajaan atau Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN).

“Kebetulan saya lahir di keluarga PNS, ayah dan ibu saya PNS, melihat aktivitas PNS itu sudah biasa, pembicaraan pemerintahan itu sdh sering terdengar ditelinga saya, dan saya tidak menyangka saya bisa menjadi seperti sekarang”. katanya dalam wawancara tersebut

Selanjutnya, Ia juga menjelaskan bahwa setelah tamat menempuh pendidikan Kepamongprajaan, kemudian ditugaskan di pemerintahan sebagai staf. Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi seperti ; BPK, Dharma Wanita, dan organisasi masyarakat yang salah satunya adalah organisasi pemerhati perempuan HIV AIDS, dan lainya, bertugas sebagai sekretaris selama belasan tahun.

“Disinilah secara fisik dan mental saya di tempah, dari situ saya belajar organisasi dan berjejaring.”ungkapnya

Novalina juga menyampaikan bahwa orang tua merupakan inspirasi dan model terhadap penanaman nilai-nilai kehidupannya. Selain itu, ia juga menyebutkan 2 tokoh inspirasinya yaitu, Kuntari dan Dery Djanggola.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam proses pekerjaan sebagai Sekprov yang baru, beberapa bulan ini akan lebih fokus pada penataan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur dan RB (Reformasi Birokrasi).

“Kalau SDM aparatur kita di tata dengan baik, maka yang lainya akan mengikuti.” Ujar Novalina

Turut hadir pada wawancara tersebut, Ratri Istiania (dosen), Aulia Rahmawati (dosen), Izzul Fatchu Reza (dosen), Iih Faihaah (Tendik), dan Ari Putra Budiono (mahasiswa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *