DaerahHeadlineOlahragaPendidikan

NPCI Sumsel Gelar Rakor Persiapan Perhelatan Pekan Paralympic Pelajar Nasional Di Sumatera Selatan

532
×

NPCI Sumsel Gelar Rakor Persiapan Perhelatan Pekan Paralympic Pelajar Nasional Di Sumatera Selatan

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG,- Dalam rangka perhelatan Pekan Paralympic Pelajar Nasional yang akan di gelar dari tanggal 29 Juli – 4 Agustus 2023, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di kantor Sekretariat NPCI provinsi Sumsel jalan Proklamasi J 24B kelurahan Lorok Pakjo Palembang, Sabtu (06/05/2023).

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Ketua NPCI provinsi Sumsel Rian Yohwari, dihadiri Kepala Bidang turnamen dan perwasitan pengprov PBSI Sumsel Gunadi Tjikden, bertujuan untuk persiapan provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Pekan Paralympic Pelajar Nasional.

Gunadi Tjikden mengatakan, Dalam rapat ini kami sudah membentuk koordinator dari setiap Cabang Olahraga (Cabor) dalam rangka persiapan perhelatan nanti, informasi apapun yang dibutuhkan di setiap cabor terutama peralatan pertandingan, kepanitiaan dan sebagainya bisa dikomunikasikan di setiap cabor.

“Setiap provinsi dapat mengirimkan minimal 20 atlet dan maximal 50 atlet yang terdiri dari beberapa cabor, mudah-mudahan pertandingan nanti akan berjalan sukses demi menjaga nama baik provinsi Sumsel, dan harapan kami akan melahirkan atlit-atlit dari NPCI yang bisa mewakili Indonesia untuk mendapat medali emas di ajang Internasinal,” Ungkap Gunadi Tjikden.

Sementara itu, Rian Yohwari selaku Ketua NPCI Sumsel menambahkan, NPCI Sumsel akan melakukan 3 tahapan seleksi. Untuk kontingen pelajar nasional sudah di lakukan 2 tahap seleksi, Pertama seleksi secara umum, Kedua seleksi melalui Pekan Paralympic Pelajar Provinsi yang ke-1 (Paparpeprov I), yang Ketiga terakhir tanggal 15 seleksi untuk masuk kontingen Platda.

“Ini pertama kali di Indonesia untuk tingkat pelajar baru Sumatera Selatan yang mengadakan Pekan Paralympic Pelajar untuk tingkat provinsi, dan ini tahun pertama di Sumsel Sekolah Olahraga Negeri (SON) Sriwijaya menerima atlet Disabilitas. Sekarang SON Sriwijaya tidak lagi untuk atlet umum tapi sudah terbuka untuk atlet Disabilitas, ini sudah didukung oleh Disdik dan Kemenpora dan satu-satunya sekolah yang ada di Indonesia,” Terangnya.

Ada 6 cabang olahraga yang dipertandingan di Pekan Paralympic Pelajar Nasional diantaranya: Atletik, Rrenang, Catur, Tenis Meja dan Boccia yaitu olahraga bola khusus Disabilitas fisik berat iyang hanya duduk di kursi roda.

“Harapan kita sebagai tuan rumah bagaimana dapat mensosialisasikan olahraga Disabilitas ini sampai ke tingkat daerah, target kita masuk 5 besar nasional, kami berpesan kepada seluruh atlet untuk mengutamakan atitude artinya juara itu penting tapi tidak harus menghalalkan segala cara,” pungkasnya. (Ocha/M.Nur)

Editor : M.Nur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *