HeadlineRagam

Menjadi Ketua HKTI Terbaik, Umar Ahmad Diberikan Penghargaan Dari DPP HKTI

1004
×

Menjadi Ketua HKTI Terbaik, Umar Ahmad Diberikan Penghargaan Dari DPP HKTI

Sebarkan artikel ini

Lampung, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) jendral (purn) Moeldoko memberikan Penghargaan kepada Umar Ahmad sebagai ketua DPD HKTI terbaik se-indonesia pada peringatan HUT ke-50 HKTI di Hotel Discovery Ancol, jakarta,rabu(7/6/2023).

Penghargaan diberikan atas kinerjanya yang baik dalam mambangun konsolidasi organisasi untuk membentuk pengurusan HKTI di seluruh Provinsi Lampung.

DPD HKTI lampung di bawah kepemimpinan Umar Ahmad bahkan berhasil membentuk kepengurusan hingga level kecamatan.

Ketua DPP HKTI jendral (purn) moeldoko mengapresiasi kegigihan dan kerja keras Umar Ahmad dalam membesarkan HKTI lampung.

“karenanya Penghargaan ini layak diberikan kepada nya,” ungkap kepala kantor staf kepresidenan itu.

Sejak terpilih sebagai ketua DPD HKTI Lampung pada Musyawarah provinsi
10 maret 2019 lalu,dengan mengusung slogan revolusi pertanian, Mantan bupati kabupaten tulang bawang barat itu turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan mandat yang diberikan kepada nya dalam Upaya membangun organisasi di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan serta desa.

Dengan turun langsung ke lapangan, umar mengaku merasakan langsung atmosfer pertanian di provinsi lampung yang memiliki 4 komoditas andalan yaitu padi,kopi, singkong dan lada.

“Alhamdulillah berkat kerja keras semua pengurus HKTI se-lampung dari provinsi,Kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan, DPD HKTI Lampung menjadi yang terbaik.

” Saya hanya mengkordinasikan seluruh energi baik dan hebat yang ada,”ujar Umar Ahmad.

Seketaris DPD HKTI Lampung R.prabawa menyampaikan ucapan selamat kepada Umar Ahmad.
Menurut prabawa,di bawah kepemimpinan Umar Ahmad, HKTI lampung hidup dan berkembang.

“HKTI lampung di bawah kepemimpinan Umar Ahmad bersifat dinamis,responsif dan adiptif terhadap lingkungan.pak Umar tak segan turun langsung kelapangan untuk tahu persoalan para petani di lampung, dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana solusi terhadap masalah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *