DaerahHeadlinePemerintah

Kecamatan, Puskesmas dan Pemdes Mulak Ulu Bantah Dituding Menelantarkan Siti Zulhijah

425
×

Kecamatan, Puskesmas dan Pemdes Mulak Ulu Bantah Dituding Menelantarkan Siti Zulhijah

Sebarkan artikel ini

 

LAHAT–Berita sebelumnya sejak 2018 silam, Siti Zulhijah (58) warga desa Tebing Tinggi kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, yang mengidap Kanker Tulang yang tidak ada uluran tangan dari Pemkab Lahat, dibantah keras oleh pihak Kecamatan dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

“Tidak benar dek, kalau Pemkab Lahat, melalui Kecamatan, Pemdes, TNI-POLRI kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, bahwa telah menelantarkan Ibu Siti Zulhijah warga Tebing Tinggi yang mengidap Kanker Tulang,” tegas Camat Mulak Ulu Elsye Hartuti SP, MM, belum lama ini.

Buktinya dikatakan Elsye, sekitar bulan Juni 2020, tepatnya tanggal 21 Juni Ketua TP PKK kabupaten Lahat, Lidyawati SHut, MM beserta rombongan OPD terkait langsung mengunjungi kediaman ibu Siti Zulhijah didesa Tebing Tinggi kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

“Kedatangan Ibu Lidyawati Cik Ujang beserta rombongan, termasuk unsur Tripika Kecamatan ini guna untuk melihat secara langsung keadaan korban mengidap Kangker Tulang tersebut. Baik kondisi fisik ibu Siti Zulhijah maupun kehidupannya. Bahkan, saat itu membawa bantuan Sembako dan Uang,” ulas Camat Mulak Ulu.

Melihat kondisi korban Siti Zulhijah yang memprihatinkan, sambung Elsye, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, memerintahkan untuk Puskesmas Muara Tiga membawa ibu Siti ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, agar dapat segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Termasuk saat itu, ditegaskan Camat Mulak Ulu, ibu Lidyawati Cik Ujang memerintahkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat supaya dapat segera mengecek kondisi ibu Siti Zulhijah.

“Setelah beberapa hari menjalani pemeriksaan di RSUD Lahat, akhirnya ibu Siti Zulhijah dirujuk ke Rumah Sakit Mohammad Husien di Palembang, untuk dapat menjalani rangkaian pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Dari sinilah disampaikan Elsye, pihak kecamatan Mulak Ulu, dan para kepala desa (Pemdes) juga tidak tinggal diam, untuk membantu semampunya agar ibu Siti Zulhijah bisa diobati dan diangkat penyakitnya.

“Bahkan saat itu, Pemkab Lahat memfasilitasi sarana dan prasarana bagi keluarga ibu Siti Zulhijah yang mengantar ke-mess Pemkab Lahat yang berada di Palembang. Selama menjalani pemeriksaan dan perawatan di Palembang, Bupati Lahat melalui OPD terkait dan Pemerintah Kecamatan berusaha untuk terus membantu kebutuhan ibu Siti Zulhijah dan keluarganya selama di Palembang,” tukas Elsye.

Dijelaskannya, setelah menjalani berbagai pemeriksaan Dokter menyarankan untuk dilakukan Operasi. Namun dikarenakan mengingat kondisi usia ibu Siti Zulhijah yang mengidap Teroid, sehingga, harus melalui tahapan tahapan yang lebih Intens.

“Namun, dari pihak keluarga menginginkan agar ibu Siti Zulhijah dibawa pulang untuk dirawat dirumah saja. Atas permintaan keluarga tersebut, ibu Siti dipulangkan dari Rumah Sakit Palembang sampai dikediaman beliau,” cerita Elsye.

Sesampainya dirumah ibu Siti Zulhijah didesa Tebing Tinggi kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, diakui Camat Mulak Ulu, Pemkab Lahat, Pemerintah kecamatan, Puskesmas dan Pemerintahan Desa (Pemdes) dalam kecamatan Mulak Ulu, tidak tinggal diam, masih terus membantu agar ibu Siti dengan kondisi tersebut, bisa nyaman dan tidak terlantar dirumah.

“Kita terus memberikan bantuan baik dalam bentuk bahan makanan maupun uang, disusulkan juga dibantu oleh Yayasan Kanker yang diprakarsai oleh Polres Lahat, secara berkala, pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi ibu Siti Zulhijah,” pungkasnya, seraya menambahkan, jadi bukannya Pemkab Lahat (dalam hal ini Bupati) tutup mata dan membiarkan saja ibu Siti Zulhijah.

Sementara, berita sebelumnya dari penuturan suami korban, hasil pemeriksaan Dokter rumah sakit Muhammad Hosien Palembang istrinya di Deanose menderita Kanker Tulang (Cancer Osteosarcoma) dan Hyper Triroid, sehingga, membuat kondisi Siti Zulhijah sangat memprihatinkan dan segala aktivitasnya hanya bisa dilakukan diatas tempat tidur.

‘Tahun 2020 lalu, sempat kita bawa ke rumah sakit Muhammad Hosien Palembang, dan Tim Dokter menyatakan istrinya mengidap Kanker Tulang. Namun, seiring berjalannya waktu keluarga tidak mampu lagi untuk membiayainya, dan terkahir memaksa kami harus membawa istrinya pulang ke Desa Tebing Tinggi kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat,” ujar suami korban Ibnu dibincangi wartawan dengan linangan air mata, pada Sabtu (10/6/2023).

Untuk itu, suami dari Siti Zulhijah sangat berharap ada uluran tangan dari para Darmawan, terutama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, dalam hal ini Bupati Lahat Cik Ujang SH, dapat turun tangan untuk membantu proses biaya pengobatan istrinya.

“Usai menjalani perawatan di RS. Mohammad Hoesin Palembang dari hasil tim medis, istri saya (Siti Zulhijah red) dirujuk ke RS Cipto Mangun Kosumo Jakarta. Karena, terkendala biaya akhirnya keluarga memutuskan pulang kerumah dengan perawatan mandiri ditengah serba keterbatasan seperti saat ini,” tambah Ibnu lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *