LAMPUNG — Krui, sebuah surga selancar di pesisir barat Lampung, telah memukau dunia dengan penyelenggaraan event bergengsi, Krui Pro 2023. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi selancar papan atas dunia, tetapi acara yang diselenggarakan oleh Pemkab Pesisir Barat ini juga mampu mengangkat pariwisata dan budaya Lampung ke tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Bobby Irawan, mengatakan Krui Pro 2023 tidak hanya tentang selancar. Acara ini juga menjadi panggung yang menggambarkan kekayaan budaya Lampung dengan megah.

“Kemudian akan ada tari kolosal bertema damar dan arak-arakan Alam Gemisekh. Arak-arakan ini akan menampilkan perlengkapan adat yang merupakan tradisi yang diwariskan dari nenek moyang. Alam Gemisekh ini menjadi simbol penghormatan kepada tamu atau pengantin yang diarak.” Bobby memaparkan di Bandar Lampung, Sabtu (10/06/2023).
Wistawan bisa melihat Alam Gemisekh yang terbuat dari kayu berhiaskan kain-kain dengan pola-pola unik dan menarik.
Tidak hanya itu, Krui Pro 2023 juga memberikan ruang bagi pengunjung untuk menjelajahi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.
“Baik atlet surfing maupun pengunjung lain, bisa mendatangi berbagai pantai di Pesisir Barat selain Pantai Tanjung Setia. Atau mengunungi Kampung Tapis Sindi, Gua Matu, Angel Waterfall, repong damar, dan lainnya.” kata Bobby.












