Hukum & KriminalTerpopuler

Dirugikan Dalam Pemberitaan, Kepala Bappeda Somasi Dua Wartawan

333
×

Dirugikan Dalam Pemberitaan, Kepala Bappeda Somasi Dua Wartawan

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara, Merasa dirugikan dalam pemberitaan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Andi Wijaya, layangkan somasi pada dua oknum Wartawan. Selasa, 4 Juli 2023.

Dalam jumpa pers, Andi membantah telah melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap dua oknum jurnalis bernama Agus Orean dan Yudi Irawan.

Namun Andi membenarkan jika bertemu dengan keduanya, saat ia baru keluar dari ruang tunggu usai rapat bersama Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampura, Lekok.

Ia mengaku terburu-buru keluar dari ruang tunggu Sekdakab karena mendapat kabar mertuanya sedang dalam kondisi kritis di Bone, Sulawesi Selatan.

Andi menduga kedua oknum Jurnalis tersebut salah lihat saat Ia menjawab pertanyaan keduanya. Andi menjelaskan jika tidak sedang menunjukkan alat vital nya seperti yang diberitakan.

“Saat itu saya baru keluar dari ruangan Sekdakab usai rapat dengan beliau dan bertemu keduanya yang menanyakan dana media. Setelah itu saya jawab belum bisa karena saat ini kondisi Bappeda saja sampai dengan bulan ini baru satu kali realisasi uang persediaan, “jelas Andi.

Saat kedua jurnalis menanyakan kapan realisasi pencairan tersebut, Andi menjawab belum tahu dan langsung terburu-buru keluar dari ruang tunggu Sekdakab.

“Mereka nanya Kapan saya bilang belum tahu dan saya langsung keluar ruangan, “kata Andi.

Dia mengatakan, hal yang tidak mungkin sebagai pejabat publik Ia melakukan tindakan yang tidak pantas di depan kedua Jurnalis yang notabene tengah melakukan tugas jurnalistik.

“Gak mungkin saya mau seperti itu, saya paham etika. Jika memang benar saya berbuat seperti itu tentunya konsekuensi nya saya paham sekali. Jadi sekali lagi saya tegaskan apa yang saya lakukan bukan seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu, disitu juga ada saksinya, “ucapnya.

Terkait pemberitaan tersebut, Andi mengaku dirugikan secara pribadi dan kelembagaan dan berharap tidak terjadi lagi di masa mendatang.

“Semoga kekeliruan itu bisa dipahami oleh masyarakat yang mungkin sudah terlanjur memberi kesan kurang baik kepada saya akibat dari pemberitaan tersebut, ” harapnya.

Selain itu sambung Andi, saya hari melayang somasi secara terbuka untuk meminta mereka membuat klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka dan berharap masyarakat yang sudah terlanjur membaca berita untuk memaklumi nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *