DaerahHeadlineNasional

Akademisi Menilai Demokrat 90 Persen Ke Maesyal Rasyid

17
×

Akademisi Menilai Demokrat 90 Persen Ke Maesyal Rasyid

Sebarkan artikel ini

ZR KABUPATEN TANGERANG, – Nama Maesyal Rasyid berada diurutan pertama dalam lembaran surat tugas partai Demokrat No 28/INT/DPD.PD/BTN/V/2024. Dosen Fisip Kajian Ekonomi Nasional, Adib Miftahul menilai, 90 persen partai tersebut akan memberikan rekomnya kepada Maesyal Rasyid sebagai bakal calon Bupati Tangerang periode 2024-2029.

” Rudi Maesyal di urutan pertama, Mad Romli kedua, diturup dengan intan Nurul Hikmah. Titik poin surat tugas ini ada pada Rudi Mahesyal, maka 90 persen surat rekomendasi ini akan jatuh kepada Rudi Maesyal atau Maesyal Rasyid, ” kata Adib Miftahul kepada awak media, Senin (10/6).

Menurut Adib, munculnya beberapa nama dalam surat tugas hanya sebagai penggembira saja untuk para bakal calon tersebut. Pasalnya, akan menjadi hal yang tidak etis apabila nama-nama lainnya tidak muncul dalam surat tugas Partai Demokrat.

” penyebutan Mad Romli dalam surat tugas ini, hanyalah sebuah basa-basi politik saja. Kan tidak enak, kalau Mad Romli tidak dicantumkan dalam surat itu. Bagaimanapun dia pernah menjadi ketua DPRD dan Wakil Bupati, ” tandasnya.

Maka dari itu, nama-ama lain yang ada didalam surat tugas. Seperti Komarudin, Mad Romli, dan Intan Nurul Hikmah hanya sebagai pelengkap. Pasalnya, suka ataupun tidak, nama Maesyal Raayid sudah sangat tinggi dari berbagai survei, baik secara populeritas, elektabilitas, dan kapabilitasnya.

” Suka atau tidak, di berbagai survei. Nama Maesyal Rasyid itu tertinggi popularitas maupun elektabilitasnya. Sehingga Demokrat berkepentingan mendapatkan efek ekor jas atau cocktail efek dari Maesyal Rasyid, ” tukas Adib.

Sebelumnya diberitakan Satelit News, Partai Politik Demokrat berikan surat tugas kepada bakal calon Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, Intan Nurul Hikmah, Komarudin dan Mad Romli. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tangerang, Nawa Said yang biasa disapa akrab Cak Nawa.

Dosen Fisip Kajian Ekonomi Nasional, Adib Miftahul .

RENO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *